KERJASAMA ANTARA TELECENTER MUNENG
DENGAN CV SATU KARYA COMMUNITY (SKY)
Daerah sekitar telecenter berkembang budidaya ikan lele dengan menggunakan media kolam dari terpal. Dalam perjalanannya budidaya lele ini tidak lagi menjanjikan keuntungan bagi petani, karena harga pakan (konsentrat lele) yang terus naik, tanpa dimbangi dengan harga ikan lele yang naik bahkan cenderung turun. Hal ini mengakibatkan banyak peternak lele yang tidak lagi melakukan budidaya.
Permasalahan tersebut terungkap dalam diskusi dan asistensi kami dengan peternak lele.
Dari permasalahan tersebut kami mencoba untuk melakukan kedua hal tersebut, tentu andalan kami adalah kami punya teknologi informasi yang dapat sebagai sumber ilmu. Hasil penelusuran kami di internet membuahkan hasil sehingga kami bentuk team untuk menangani kedua hal tersebut, untuk pembuatan konsentrat dikomandani oleh Pak Budi (Kabag Umum Telecenter Muneng) dimana sampai saat ini kami masih dalam tahap ujicoba, untuk pengembangan ternak lain dikomandani oleh Mas Dwi (Manager Telecenter).
Hasil dari berbagai diskusi dengan petani yang kami lakukan akhirnya kami sepakat untuk mencari informasi tentang budidaya belut yang masih memiliki prospek pasar yang menjanjikan. Dalam perjalannanya kami menemukan mitra yang konsen dan memiliki pengalaman dalam budidaya dan pemasaran belut yaitu dari CV Satu karya Community (SKY) dari
Kesepakatan itu kami tindaklanjuti dengan mendatangkan dari SKY dalam pelatihan budidaya belut pada tanggal 18 April 2007. Hasil pelatihan ini informasinya menyebar dengan pesat ke masyarakat, dan banyak yang mendatangi kami untuk tindaklanjut dari pelatihan tersebut, sehingga kami jadi pusat informasi untuk budidaya belut. Animo masyarakat yang begitu tinggi kami sampaikan ke SKY dan atas bimbingan dari SKY kami membuat ujicoba untuk budidaya belut.
Saat ini kami sudah sampai pada tahap pembuatan media untuk belut, dan kami selalu menjalin komunikasi dengan SKY untuk tindak lanjut dari budidaya belut ini. Hasil beberapa kali diskusi dengan SKY ada beberapa kesepakatan yang telah diambil yaitu :
- Telecenter akan menjadi mitra utama SKY dalam budidaya belut di Madiun, sehingga semua informasi dan kegiatan SKY dengan masyarakat di Madiun akan lewat Telecenter sebagai organisernya, baik dalam budidaya belut maupun dalam kegiatan lain, misalnya agrobisnis.
- Pihak SKY akan memberikan arahan teknis budidaya.
- SKY akan menyediakan benih dan juga bertanggungjawab pada pemasaran hasil.
Itulah beberapa kesepakatan yang telah kami buat dengan SKY, semoga pola kerjasama semacam ini akan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait, khususnya bagi petani.
Hari Minggu, 10 Juni 2007 pihak Sky datang ke Telecenter dan langsung keliling ke semua lokasi ujicoba untuk pengecekan media yang akan digunakan untuk budidaya belut. Dari hasil kunjungan dan juga survey ada beberapa hal harus kita tindaklanjuti dalam pembuatan media awal untuk belut. Media yang sekarang sudah dibuat masih mengandung racun dari hasil proses fermentasi bahan yang belum sempurna, sehingga masih ada treatmen lagi sebelum dimasukkan benih belut dalam kolam. Hasil kunjungan tersebut kita tindaklanjuti dengan aksi di lapangan yang berupa asistensi pada seluruh peserta ujicoba untuk perbaikan media,agar hasilnya bisa optimal.
0 komentar:
Posting Komentar